Penargetan dan segmentasi ini melalui peluang pasar yang lebih luas memiliki keunggulan substansial, dan merupakan perspektif yang berguna untuk diambil oleh manajer pemasaran. Namun, pemasaran holistik mengasumsikan bahwa segmentasi adalah ancaman sekaligus peluang.
Prospek ‘membagi dan menaklukkan’ berpotensi lebih mahal daripada menyatukan pasar berdasarkan inisiatif dan kebutuhan bersama. Pemasaran holistik menyatukan pasar pada cita-cita dan visi bersama, menciptakan strategi yang inklusif, berorientasi pada hubungan, dan bertanggung jawab secara sosial. Ini biasanya mencakup empat elemen.
Kotler dan Keller (2006) menjelaskan bahwa pemasaran holistik adalah konsep yang berbasis pengembangan, desain, implementasi dan aktivitas proses pemasaran yang dikenali memiliki nilai ketergantungan yang tinggi. Pendekatan holistik didasari pada cara untuk mengatasi berbagi permasalahan pemasaran yang kompleks dan luas. Karakteristik pemasaran holistik merupakan integrasi dari empat konsep pemasaran, yaitu konsep pemasaran internal (internal marketing), pemasaran integrasi (integrated marketing), pemasaran relasional (relationship marketing) dan pemasaran sosial (societal marketing).
4 Komponen dalam konsep pemasaran holistik:
Relationship Marketing atau Pemasaran Hubungan – Bidang yang luas (sering disebut retensi), relationship marketing adalah ide sederhana bahwa mempertahankan pelanggan secara signifikan lebih murah daripada mendapatkan yang baru. Hubungan adalah tentang membangun keterlibatan yang berarti dengan pelanggan saat ini, bukan untuk melakukan penjualan tetapi hanya untuk memastikan hubungan yang berkelanjutan dengan organisasi.
Integrated Marketing atau Pemasaran Terpadu – Cabang pemasaran substansial lainnya disebut sebagai komunikasi pemasaran terpadu . Pemasaran terpadu berfokus pada menyelaraskan pesan, komunikasi, dan citra merek di berbagai saluran, kelompok pelanggan, pemangku kepentingan, dan komunikasi lainnya. Melalui integrasi merek yang konsisten secara menyeluruh, perusahaan dapat membangun rasa kepercayaan, keandalan, dan harapan yang sesuai ketika berhadapan dengan perusahaan.
Internal Marketing atau Pemasaran Internal – Berpotensi dipandang sebagai aspek pemasaran terpadu, penting untuk diingat bahwa pemangku kepentingan internal seperti karyawan juga memerlukan manajemen merek organisasi yang cermat. Karyawan memengaruhi apa yang diperjuangkan organisasi (merek), dan memainkan peran integral dalam mengarahkan organisasi menuju tujuan, misi, dan visi perusahaan. Konsistensi internal niat dan visi karena itu merupakan bagian penting dari konsistensi eksternal.
Socially Responsible Marketing atau Pemasaran yang Bertanggung Jawab Sosial – Akhirnya, pandangan holistik modern tentang pemasaran memperhitungkan beberapa kritik etis dari era iklan masa lalu (dan dengan alasan yang bagus). Organisasi harus berdiri untuk hal-hal yang masyarakat nilai-nilai . Mari kita ambil contoh. Sebuah organisasi menjual karpet dan furnitur. Mereka menyadari dampak negatif dari operasi mereka terhadap lingkungan. Perusahaan ini memutuskan untuk mendefinisikan merek mereka pada efisiensi sempurna dalam hal pengiriman, pemanfaatan lengkap barang-barang daur ulang, sumbangan besar untuk penelitian lingkungan dan sumber lokal. Sebagai hasilnya, mereka membangun hubungan yang bermakna dengan konsumen mereka berdasarkan nilai-nilai bersama, sambil memotong biaya operasi dan mendapatkan subsidi. Ini adalah pemanfaatan besar pemasaran holistik.
Sementara pemasaran holistik adalah bidang yang berkembang, konsep umum sederhana. Pasar penuh dengan orang, dan orang-orang ini sering cukup bersatu pada inisiatif tertentu. Dengan menyelaraskan organisasi dengan orang-orang yang bekerja di sana dan orang-orang yang dilayaninya, merek organisasi akan berkembang secara holistik di berbagai saluran, digarisbawahi oleh operasi yang selaras dengan visi pelanggan.
Lalu seperti apa penerapan konsep pemasaran holistik dalam internal perusahaan?
Salah satu contoh konsep pemasaran holistik dalam lingkup internal adalah adanya departemen yang berbeda dan terpisah seperti terdapatnya departemen penjualan, accounting, finance, Research and Development, produk, dan Human Resourches.
Daftar Referensi :
https://panduanbo.com/pemasaran-holistik/
http://xerma.blogspot.com/2014/01/pengertian-pemasaran-holistik-menurut.html
https://bursanom.com/pemasaran-holistik/
