g2QFCKwavghUp2yzjKrIFwEeG13RASCerFTCMH35

Pengertian Penjualan

Pengertian Penjualan 

Penjualan adalah suatu usaha yang terpadu untuk mengembangkan rencana - rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasa n kebutuhan dan keinginan pembeli guna mendapatkan penjualan yang menghasilkan laba. Penjualan juga merupakan sumber hidup suatu perusahaan, karena dari perusahaan dapat diperoleh laba serta suatu usaha memikat konsumen yang diusahakan untuk mengetahui daya tarik mereka sehingga dapat mengetahui hasil produk yang dihasilkan. Berikut adalah penjelasan seputar deifinisi penjualan, jenis-jenis penjualan, tujuan penjualan dan macam-macam transaksi penjualan.


Pengertian Penjualan Menurut Para Ahli 

Pengertian penjualan menurut Kotler merupakan sebuah proses dimana kebutuhan pembeli dan kebutuhan penjual dipenuhi, melalui antar pertukaran informasi dan kepentingan”.

Pengertian Penjualan Menurut Reeve, Warren dan Duchac, “Sales is the total amount charged costumers for merchandise sold, including cash sales and sales on account.” Yang dapat diartikan, “Penjualan adalah sejumlah total yang dikenakan kepada pelanggan untuk barang dagangan yang dijual, termasuk penjualan tunai dan kredit.”

Menurut Moekijat “Dalam Buku Kamus Istilah Ekonomi”

Yang menyatakan bahwa “selling” melakukan penjualan ialah suatu kegiatan yang ditujukan untuk mencari pembeli, mempengaruhi dan memberikan petunjuk agar pembeli dapat menyesuaikan kebutuhannnya dengan produk yang ditawarkan serta mengadakan perjanjian mengenai harga yang menguntungkan bagi kedua belah pihak “2000:488”.

Menurut Philip Kotler

Yang terjemahkan oleh Ronny A. Rusli dan Hendra dalam buku “Manajemen Pemasaran” pengertian penjualan ialah “penjualan ialah proses sosial manaherial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan, menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain, “2000:8”.

Menurut Nitisemito “1998:13”

Mengemukakan bahwa “penjualan ialah semua kegiatan yang bertujuan untuk melancarkan arus barang dan jasa dari produsen ke konsumen secara paling efisien dengan maksud untuk menciptakan permintaan yang efektif”.

Menurut Assuari “2004:5”

Berpendapat bahwa “penjualan ialah sebagai kegiatan manusia yang mengarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran”.

Menurut Haryono “2003:327”

Bahwa penjualan kredit ialah penjualan yang dilakukan bilamana pembayaran baru diterima beberapa waktu kemudian.

Menurut Mulyadi “1997:204”

Menyatakan bahwa, dalam transaksi penjualan kredit, jika order dari pelanggan telah dipenuhi dengan pengiriman barang atau penyerahan jasa, untuk jangka waktu tertentu perusahaan memiliki piutang kepada pelanggannya.

Menurut Kusnadi “Dalam Buku Akuntansi Keuangan”

Menjelaskan bahwa penjualan “sales” ialah sejumlah uang yang dibebankan kepada pembeli atas barang atau jasa yang dijual”, “2000:19”.

Menurut Basu Swastha “Dalam Bukunya Berjudul Azas-Azas Marketing”


Penjualan ialah ilmu dan seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan oleh penjual, untuk mengajak orang lain bersedia membeli barang atau jasa yang ditawarkan. Jadi dalam buku Basu Swastha menerangkan bahwa penjualan yaitu proses menawarkan barang atau produk kepada konsumen dengan cara merayu konsumen tersebut.

Seperti dikutip dari wikipedia. Pengertian Penjualan (sales) adalah aktivitas atau bisnis menjual produk atau jasa. Dalam proses penjualan, penjual atau penyedia barang dan jasa memberikan kepemilikan suatu komoditas kepada pembeli untuk suatu harga tertentu. Penjualan dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti penjualan langsung, dan melalui agen penjualan.
Secara Umum pengertian penjualan adalah sejumlah total yang dikenakan kepada pelanggan untuk barang atau jasa yang di jual, baik secara kredit maupun tunai.


                                     


Jenis-Jenis Penjualan

  • Cash sales (penjualan tunai). A business may sell merchandise for cash. Cash sales are normally entered (rung up) on a cash register and recorded in the accounts. Yang berarti, sebuah bisnis dapat menjual barang dagangannya secara tunai. Penjualan tunai secara normal di masukkan pada register kas dan dicatat dalam rekening.
  • Sales on account (penjualan kredit). A business may sell merchandise on account. The seller records such sales as a debit to Account Receivable and a credit to Sales.Yang berarti, sebuah bisnis dapat menjual barang dagangannya secara kredit. Penjual akan mencatat penjualan tersebut dengan piutang usaha pada debit dan penjualan pada kredit.

Tujuan Penjualan
Tujuan penjualan adalah mendatangkan keuntungan atau laba dari produk-produk atau jasa yang dihasilkan produsennya dengan pengelolaan yang baik dan juga mengharapkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Akan tetapi hal ini perlu peningkatan kinerja dari pihak distributor dalam menjamin mutu dan kualitas barang ataupun jasa yang akan di jual. Mencapai suatu tujuan yaitu dalam perusahaan setiap penjualan harus memiliki tujuan penjualan yang dicapai.


Macam – Macam Transaksi Penjualan
  • Penjualan Tunai. Adalah penjualan yang bersifat cash dan carry. Pada umumnya terjadi secara kontan dan dapat pula terjadi pembayaran selama satu bulan dianggap kontan.
  • Penjualan Kredit. Adalah penjualan dengan tenggang waktu rata-rata diatas satu bulan.
  • Penjualan Tender. Adalah penjualan yang dilaksanakan melalui prosedur tender untuk memenangkan tender selain harus memenuhi berbagai prosedur.
  • Penjualan Ekspor. Adalah penjualan yang dilaksanakan dengan pihak pembeli luar negeri yang mengimpor barang tersebut.
  • Penjualan Konsinyasi. Adalah penjualan yang dilakukan secara titipan kepada pembeli yang juga sebagai penjual.
  • Penjualan Grosir. Adalah penjualan yang tidak langsung kepada pembeli, tetapi melalui pedagang grosir atau eceran.
Syarat Penjualan

Penjualan yang di harapkan haruslah memiliki beberapa syarat yang diantaranya:
  • Ada barang
  • Ada pembeli
  • Ada jasa
  • Ada alat tukar yang sah
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penjualan

Ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan menurut Basu Swastha ( 2004:404) supaya penjualan bisa mencapai target maksimal, yaitu:

Kondisi dan Kemampuan Penjual

Transaksi jual-beli atau pemindahan hak milik secara komersial atas barang dan jasa itu pada prinsipnya melibatkan dua pihak, yaitu penjual sebagai pihak pertama dan pembeli sebagai pihak kedua. Nah, karena itu, penjual harus bisa menyakinkan para pembelinya supaya bisa berhasil mencapai sasaran penjualan yang diharapkan. Penjual harus bisa memahami jenis karakteristik produk atau jasa yang ditawarkan, dengan harga produk yang juga sesuai dengan kualitas dari jenis usahanya. Akan lebih baik bagi penjual suatu produk untuk memberikan garansi untuk barang yang dijualnya supaya pelanggan merasa aman dan terjamin.

Modal

Kalau kamu baru membuka suatu usaha, pastinya akan lebih sulit untuk penjualan barangnya kalau barang yang dijual tersebut belum dikenal oleh calon pembeli, atau apabila lokasi pembeli jauh dari tempat kamu menjual. Nah, dalam keadaan seperti ini, kamu harus memperkenalkan dulu produk kamu kepada pembeli.

Untuk melaksanakannya, pasti diperlukan adanya beberapa sarana dan usaha, seperti alat transportasi, tempat peragaan baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan, usaha promosi, dan sebagainya. Tapi, semua ini hanya bisa kamu lakukan kalau dalam proses penjualan memiliki sejumlah modal yang cukup dan memadai. Karena itu, pastikan kamu mempunyai modal yang pas untuk membuka dan memasarkan usaha kamu ya.
Kondisi Pasar

Pasar ini bisa diartikan sebagai kelompok pembeli atau pihak yang menjadi sasaran dalam penjualan, yang mempengaruhi kegiatan penjualannya. Faktor kondisi pasar yang harus kamu perhatikan yaitu, jenis pasar kelompok pembeli, segmen pasar, daya beli, frekuensi pembelian, keinginan, dan kebutuhannya sehingga penjualan bisa menghasilkan pemasukan yang maksimal.

Kondisi Organisasi Penjualan

Biasanya pada perusahaan besar, masalah penjualan ini ditangani oleh bagian tersendiri (bagian penjualan atau merketing) yang dipegang orang-orang tertentu atau yang ahli di divisi penjualan. Tapi, kalau usaha kamu tergolong usaha baru dan memiliki sistem organisasi yang sederhana, sehingga masalah yang dihadapkan juga belum begitu kompleks dan tidak terlalu membutuhkan divisi khusus.

Faktor lain

Faktor-faktor lain dalam penjualan ini meliputi : periklanan, peragaan, kampanye, pemberian hadiah, sering mempengaruhi penjualan. Tapi, untuk melaksanakannya, dana yang kamu harus keluarkan juga tidak sedikit lho. Bagi perusahaan yang bermodal kuat, kegiatan ini secara rutin bisa dilakukan. Sedangkan bagi perusahaan kecil yang mempunyai modal relatif kecil, kegiatan ini lebih jarang dilakukan dan berfokus untuk penjualan langsung kepada para pelanggan.

Daftar Referensi :
  • http://seputarpengertian.blogspot.com/2017/06/pengertian-penjualan-serta-jenis-dan-tujuannya.html
  • https://www.jojonomic.com/blog/penjualan/
  • https://www.seputarpengetahuan.co.id/2016/11/pengertian-penjualan-serta-pengertian-pemasaran-lengkap.html#Syarat_Penjualan
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar