g2QFCKwavghUp2yzjKrIFwEeG13RASCerFTCMH35

Pengertian Pembelian

Pembelian atau purchasing merupakan bagian dari kegiatan ekonomi yang kita lakukan setiap harinya. Pada umumnya, pembelian dilakukan karena kita merasa membutuhkan barang atau jasa tersebut untuk digunakan atau dikonsumsi. Kita semua pasti sudah tidak heran lagi atau tidak tahu bagaimana caranya membeli suatu barang. Secara umum, pengertian pembelian adalah pengadaan barang atau jasa untuk keperluan konsumsi. Namun, menurut Brown, pengertian pembelian adalah mengatur pemasukkan ke dalam perusahaan untuk diubah bentuknya. Atau pengelolaan proses ke dalam produksi organisasi. Akan tetapi, Galloway berpendapat bahwa pembelian adalah mengadakan material atau bahan pada kualitas yang tepat dan kuantitas yang tersedia untuk digunakan dalam operasi pada waktu dan tempat yang tepat.
Dari ilustrasi atau pendapat beberapa ahli tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa pada dasarnya manusia membeli suatu barang atau mengadakan proses pembelian karena kita membutuhkan barang atau jasa tersebut. Di dalam sebuah perusahaan atau organisasi, terutama perusahaan dagang yang menggunakan ilmu akuntansi untuk pembukuannya, kita juga bisa menemukan adanya akun pembelian atau penjualan. Akun tersebut bertujuan untuk mencatat segala transaksi pembelian yang terjadi dalam suatu perusahaan. Bagi perusahaan dagang yang kegiatan utamanya adalah menjual barang tanpa mengubah bentuknya kepada konsumen, pembelian bahan baku merupakan biaya pengeluaran yang paling besar.





Untuk lebih jelas mengenai pengertian pembelian, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.



Pentingnya pembelian
Pada umumnya, kita bisa menggunakan manajemen audit untuk mengevaluasi organisasi atau perusahaan secara keseluruhan ataupun berbagai fungsi lainnya dalam organisasi. Hal tersebut kita lakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah perusahaan sudah memperoleh efisiensi biaya maksimum dari yang telah dilaksanakan oleh fungsi tersebut selama ini.

Pembelian sering dianggap sebagai suatu bagian penting yang memberikan pengaruh, bahkan bisa dikatakan bahwa sebagian besar proses bisnis berasal dari kegiatan pembelian. Mengapa pembelian itu penting sekali ?

Hal ini karena di dalam pembelian juga bisa terjadi pemborosan, bisa karena perilaku disfungsional ataupun kurangnya pengetahuan dalam berbagai aspek pembelian bahan, sarana, prasarana atau suku cadang yang diperlukan oleh perusahaan.

Selain itu, pembelian juga terjadi karena pada dasarnya perusahaan memerlukan bahan baku untuk diolah menjadi produk jadi. Oleh karena itu, salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam pembelian adalah penghematan, karena bisa menaikkan laba operasi perusahaan.

Adapun beberapa alasan mengapa pembelian itu sangat penting menurut beberapa ahli, yaitu :

– Pembelian memiliki tanggung jawab untuk mengelola masukkan perusahaan pada pengiriman, kualitas dan harga yang tepat

– Berbagai penghematan bisa dicapai lewat pembelian secara langsung direfleksikan pada lini dasar organisasi

– Pembelian dan suplai material mempunyai kaitan dengan semua aspek operasi manajemen
Tugas dan tanggung jawab pembelian



Pada dasarnya, fungsi pembelian adalah untuk menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan pada waktu, harga dan kualitas yang tepat. Assauri menjabarkan tanggung jawab pembelian sebagai berikut :

– Bertanggung jawab atas pelaksanaan pembelian bahan agar rencana operasi dapat terpenuhi dan pembelian bahan tersebut pada tingkat harga dimana perusahaan akan mampu bersaing untuk memasarkan produknya

– Pembelian juga bertanggung jawab atas usaha-usaha untuk dapat mengikuti perkembangan bahan baru yang dapat menguntungkan dalam proses produksi dan lainnya

– Selain itu, pembelian juga bertanggung jawab untuk menurunkan investasi atau meningkatkan perputaran bahan, yaitu dengan penentuan skedul arus bahan ke dalam pabrik dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi

– Bertanggung jawab atas kegiatan penelitian dengan menyediliki data-data dan perkembangan pasar, perbedaan penawaran dan memeriksa pabrik supplier untuk mengetahui kapasitas dan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan perusahaan

– Bertanggung jawab atas pemeliharaan bahan-bahan yang dibeli setelah diterima dan pengawasan persediaan.

Tugas-tugas pembelian adalah :

– Melakukan pembelian dengan harga, waktu dan kualitas yang tepat

– Membantu memilih bahan dengan melakukan penyelidikan

– Mencari paling sedikit dua supplier

– Menjaga hubungan baik dengan pemasok

– Meneliti keadaan pasar

– Dan lainnya

Daftar referensi :
http://ujiansma.com/pengertian-pembelian-keiatan-ekonomi-sehari-hari
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar