g2QFCKwavghUp2yzjKrIFwEeG13RASCerFTCMH35

Strategi Pemasaran H & M


H&M adalah perusahaan fashion yang bergerak dan berfokus pada pelanggan, Kreatif, dan bertanggung jawab. Bagi perusahaan fashion H&M ini, fashion, kesenangan, dan tindakan adalah esensial. H&M merupakan budaya, nilai-nilai, dan pedoman yang mencerminkan hati dan jiwa H&M. Konsep bisnis H&M yakni fashion dan kualitas pada harga terbaik adalah sejelas nilai-nilai yang di dasarkan pada rasa hormat mendasar terhadap setiap individu dan termasuk kepercayaan yang teguh terhadap orang-orang. Nilai-Nilai bersama lainnya adalah kerja sama tim, kesederhanaan, semangat kewirausahaan, kesadaran biaya, keterusterangan, dan keterbukaan, sama halnya seperti berjuang untuk peningkatan yang terus menurus. Nilai-nilai itulah yang mewakili “semangat H&M” dan merupakan nilai-nilai yang tepat sama seperti nilai-nilai saat H&M mula-mula didirikan oleh Erling Person pada tahun 1947. Fashion ialah gaya berpakaian yang digunakan setiap hari oleh seseorang, baik itu dalam kehidupan sehari-harinya ataupun pada saat acara tertentu dengan tujuan untuk menunjang penampilan. Definisi Fashion yakni gaya berbusana yang populer dalam suatu budaya atau sebagai mode. Ada juga yang berpandapat bahwa fashion merupakan gaya berbusana yang menentukan penampilan dari seorang individu. Kata fashion sendiri berasal dari bahasa Inggris yang dapat diartikan sebagai mode, model, cara gaya ataupun kebiasaan.

Di Era modern seperti sekarang ini Fashion sangatlah marak di kalangan para remaja. Sedikit saja kesalahan dalam proses melakukan komunikasi pemasaran suatu produk akan berdampak buruk bagi perusahaan tersebut, oleh karena itu perlu strategi pemasaran yang jitu agar suatu brand tetap diminati banyak peminat atau pelanggan, baik itu kalangan muda maupun tua. Tidak cukup sampai disitu, pemasaran branding 4 juga harus dilakukan secara terus menerus guna menarik perhatian para pencinta fashion. Berdasarkan teori diatas bisa dijelaskan:

1. Segmentasi

Menurut teori diatas segmentasi produk H&M merupakan produk terbesar didunia, memiliki segmentasi yang luas yaitu dari para laki-laki dan perempuan demi untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan fashion. Segmentasi pada saat ini membagi potensi pasar menjadi bagian-bagian tertentu, bisa berdasar pembagian demografis, berdasarkan kelas ekonomi dan pendidikan ataupun juga berdasar gaya hidup atau psikografis. Perusahaan H&M ini menjadi brand ternama di dunia. Jadi produk H&M yang masuk di Indonesia itu langsung di H&M GrandIndonesia karna pusat belanja yang menengah keatas dan bersaing dengan brand-brand yang lain, jadi H&M di GI ini tidak mau kalah saing sama brand-brand yang lain jadi mereka memasukan produk-produk baru langsung dari luar negeri.

2. Targeting

Perusahaan H&M ini memiliki target pasar ber umur 8 bulan sampai 35 tahun, di umur 15-30 tahun perempuan yang paling populer. Produk H&M mengikuti tren apa yang di inginkan oleh konsumen untuk pekerjaan dan kehidupan pribadi. Memiliki banyak produk pengganti agar konsumen lebih mudah untuk memilih produk yang dia sukai. Kesadaran konsomen cukup tinggi untuk membeli produk-produk H&M.

3. Positioning

H&M, meningkatnya daya tarik dan siklus hidup pendek dari pakaian murah saat ini berarti bahwa perusahaan dapat terus menjual lebih banyak produk yang sama kepada target audiens yang ada (penetrasi pasar) Raksasa Swedia juga mendorong ke pasar baru dengan memperluas kemampuan e-Commerce dan kehadirannya di pasar negara berkembang seperti India (pengembangan pasar). Dalam hal ini, tujuan H&M adalah untuk mendapatkan lebih banyak pangsa pasar untuk produk yang sudah ada, dan strateginya adalah untuk menembus pasar yang sudah ada lebih dalam dan juga mengembangkan kehadirannya di pasar baru. Taktik yang dipilih, di sisi lain, adalah e-commerce. E-commerce bukanlah strategi, itu hanya saluran atau taktik yang dipilih.

Selanjutnya ada analisis marketing mix 4p. Dimana sudah dijelaskan dari teori diatas bahwa marketing mix 4p ini merupakan satu perangkat yang akan menentukan tingkat keberhasilan pemasaran. Dimana marketing mix yang ada didalam produk H&M itu sendiri yaitu :

1. Strategi Produk. H&M membuat product fashion seperti celana, dress, kemeja, kaos, dan jaket. Produk-produk ini dibuat dengan desain yang menarik dan menggunakan material organic.

2. Strategi Harga. Harga yang dijual antara 29.900 sampai 3.999.900. hal ini disesuaikan dengan bahan dan desain yang dibuat.

3. Strategi Distribusi, H&M menggunakan toko offline yang biasanya berada di dalam sebuah mall-mall ternama di inonesia seperti GI, PIM, Gandaria city, Senayan city, dll. Ditambah juga berjualan secara daring (online) pada website resmi mereka, yaitu m.hm.com (internasional) dan id.hm.com (Indonesia).

4. Strategi Promosi, Promosi produk yang dilakukan oleh H&M dilakukan melalui media online dan word of mouth. H&M juga memberikan potongan harga, pemberian kupon, atau pengiriman gratis untuk menarik perhatian konsumen, memiliki subktraktor di beberapa negara, melakukan kolaborasi dengan desainer ternama.


Teknik-teknik Pemasaran Perusahaan H&M (Hennes & Mauritz AB)

Situasi industri dunia fashion yang saat ini, interaksi jual beli di toko pakaian menurun seiring dengan maraknya pusat perbelanjaan online. Di tengah hambatan penetrasi tersebut, perusahaan H&M mencoba menghadapinya dengan ide-ide berlian. Akhir-akhir ini H&M baru saja mengumumkan peluncuran brand terbaru mereka yaitu Arket.

Arket akan diluncurkan pada kuartal III-2017. Toko pertama akan dibuka di London, lalu Brussels, Kopenhagen, dan Muenchen. Adapun, toko online akan dibuka di 18 pasar Eropa. Menurut H&M, Arket akan menyediakan busana bagi kaum pria, perempuan, dan anak-anak, juga produk rumah tangga.

“Untuk mampu beradaptasi dengan perubahan cepat yang terjadi di dunia, kami perlu bergerak dan bekerja lebih cepat dan fleksibel,” ujar CEO H&M Karl-Johan Persson pada Maret ini dikutip AFP. Persson sadar perusahaannya juga terombang-ambing akibat ketidakpastian pasar. Dalam laporan keuangannya, H&M mengalami penurunan keuntungan sekitar 3,4% selama kuartal I. Penyebabnya diduga akibat kombinasi antara melambatnya penjualan produk dan diskon tahunan.

Pada awal April nilai saham H&M juga anjlok sekitar 5,7% di Bursa Saham Stockholm. Tantangan-tantangan ini sekaligus mendorong H&M untuk membuka cabang di negara-negara Asia. Tahun ini, H&M akan menyasar Kazakhstan, Vietnam, Kolombia, Islandia, dan Georgia. Toko pertama H&M di Kazakhstan akan dibuka di Almaty.

Sementara itu, di Taiwan, Hong Kong, Makau, Singapura, dan Malaysia, H&M hanya akan membuka toko online pada semester pertama tahun 2017. “Sampai akhir tahun, total toko baru direncanakan mencapai 430 unit. Sebagian besar merupakan toko H&M, sedangkan 70-80 lain merupakan toko COS, & Other Stories, Monki, Weekday, dan ARKET. Brand seperti COS, & Other Stories, Monki, dan Weekday merupakan jantung utama H&M. Reputasi H&M terselamatkan oleh keberagaman brand-nya sehingga menyasar berbagai kalangan. Pada kuartal I/2017.

Penjualan H&M di Afrika Selatan meningkat 39% atau sekitar 356 juta Rand Afrika Selatan dari sembilan toko. Pekan lalu H&M bahkan membuka toko ke-100 di Nelspruit dan toko ke-11 akan dibuka di Polokwane. H&M sengaja menyasar pasar Afsel untuk mencari pasar pengganti potensial.

Akselerasi perkembangan toko baru ini tidak hanya bergulir di Afsel, tapi juga di berbagai negara lain. “Artinya, ini merupakan strategi yang dikeluarkan di tingkat grup,” ujarnya. Sejauh ini H&M dan brand-brand asosiasinya beroperasi di 62 negara dengan total toko mencapai 4.000 unit. Karena itu, H&M dinobatkan sebagai ritel busana kedua terbesar di dunia setelah Inditex. H&M juga membuka toko online di 32 negara, COS di 19 negara, Monki dan Weekday di 18 negara, & Other Stories di 13 negara, dan Cheap Monday di 5 negara.

H&M didirikan Erling Persson pada 1947. Saat itu dia membuka toko pertamanya di Vasteras, Swedia. Toko itu dikenal dengan sebutan Hennes (her/- panggilan perempuan) karena secara eksklusif hanya menjual busana kaum hawa. Pada 1968 Persson kemudian berkolaborasi dengan Mauritz Widforss yang menjajakan baju laki-laki. Sejak saat itu nama toko berubah menjadi Hennes & Mauritz (H&M).

H&M masuk ke daftar Bursa Saham Stockholm pada 1974. Dua tahun kemudian toko pertama H&M di luar Skandinavia dibuka di London, Inggris. Dengan potensi yang menggiurkan, H&M melanjutkan ekspansi di Eropa dan mulai memasuki AS pada 2000.
Sebagai bentuk aktivitas sosial, mereka sering terlibat dalam program-program pendidikan bagi anak-anak, akses air bersih, pemberdayaan perempuan dalam skala global, dan peduli terhadap lingkungan. Pada 2012 H&M menyumbangkan dana sekitar USD4,5 kepada UNICEF. Dimulai pada Februari 2013, H&M menawarkan barter voucher dengan pakaian bekas. Garmen hasil donasi itu akan diproses I:CO, sebuah ritel yang mendaur ulang pakaian bekas sehingga bebas limbah.

H&M kemudian bersama Zara dan perusahaan busana lainnya mengganti rantai suplai bahan baku demi melindungi hutan. H&M lalu mendirikan H&M Foundation. H&M Foundation merupakan yayasan nirlaba yang ditujukan untuk mengimplementasikan perubahan positif dan meningkatkan standar hidup masyarakat dunia. Berdasarkan data yang pernah dipublikasikan, keluarga Persson dilaporkan sudah memberikan donasi sekitar USD154 juta.


Analisis nya

Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa H&M (Hennes & Mauritz AB) adalah perusahaan retail brand fashion dan cosmetics multinasional yang didirikan oleh Erling Persson, sejak tahun 1947. H&M lebih terkenal sebagai salah satu brand untuk produk pakaian fast-fashion yang telah mendunia, hadir di 43 negara.

H&M selalu mengontrol kualitas produk mereka, tim desain perusahaan mereka mengontrol langkah-langkah produksi mulai dari planning, hingga produksi yang melibatkan 800 pabrik di Eropa dan Asia. Sampai saat ini, H&M pun dikenal oleh masyarakat menengah ke atas karena kualitas fashion-nya yang bagus dari segi bahan dan style, namun dibandrol dengan harga yang membumi.

Produk-produk dari H&M menawarkan jangkauan yang luas dan beragam yang memungkinkan pelanggan untuk menemukan gaya pribadi mereka sendiri. Koleksi H&M yang diciptakan dengan klien yang luas tujuannya adalah untuk memenuhi selera yang berbeda. Koleksi H&M ini ditujukan untuk semua orang baik untuk wanita, pria, remaja, dan anak-anak dengan minatnya pada mode.

Situasi industri dunia fashion yang saat ini, interaksi jual beli di toko pakaian menurun seiring dengan maraknya pusat perbelanjaan online. Di tengah hambatan tersebut, perusahaan H&M mencoba menghadapinya dengan ide-ide berlian. Akhir-akhir ini H&M baru saja mengumumkan peluncuran brand terbaru mereka yaitu Arket. Arket akan diluncurkan pada kuartal III-2017. Menurut H&M, Arket akan menyediakan busana bagi kaum pria, perempuan, dan anak-anak, juga produk rumah tangga.

“Untuk mampu beradaptasi dengan perubahan cepat yang terjadi di dunia, kami perlu bergerak dan bekerja lebih cepat dan fleksibel,” ujar CEO H&M Karl-Johan Persson. Tantangan-tantangan ini sekaligus mendorong H&M untuk membuka cabang di negara-negara Asia. Tahun ini, H&M akan menyasar Kazakhstan, Vietnam, Kolombia, Islandia, dan Georgia. Toko pertama H&M di Kazakhstan akan dibuka di Almaty.

Sementara itu, di Taiwan, Hong Kong, Makau, Singapura, dan Malaysia, H&M hanya akan membuka toko online pada semester pertama tahun 2017. “Sampai akhir tahun, total toko baru direncanakan mencapai 430 unit. Sebagian besar merupakan toko H&M, sedangkan 70-80 lain merupakan toko COS, & Other Stories, Monki, Weekday, dan ARKET.

Penjualan H&M di Afrika Selatan meningkat 39% atau sekitar 356 juta Rand Afrika Selatan dari sembilan toko. Pekan lalu H&M bahkan membuka toko ke-100 di Nelspruit dan toko ke-11 akan dibukdi Polokwane. H&M sengaja menyasar pasar Afsel untuk mencari pasar pengganti potensial. Akselerasi perkembangan ini tidak hanya bergulir di Afsel, tapi juga di berbagai negara lain.

Sebagai bentuk aktivitas sosial, H&M juga sering terlibat dalam program-program pendidikan bagi anak-anak, akses air bersih, pemberdayaan perempuan dalam skala global, dan peduli terhadap lingkungan. Pada 2012 H&M menyumbangkan dana sekitar USD4,5 kepada UNICEF. Dimulai pada Februari 2013, H&M menawarkan barter voucher dengan pakaian bekas. Garmen hasil donasi itu akan diproses I:CO, sebuah ritel yang mendaur ulang pakaian bekas sehingga bebas limbah.

H&M kemudian bersama Zara dan perusahaan busana lainnya mengganti rantai suplai bahan baku demi melindungi hutan. H&M lalu mendirikan H&M Foundation. H&M Foundation merupakan yayasan nirlaba yang ditujukan untuk mengimplementasikan perubahan positif dan meningkatkan standar hidup masyarakat dunia. Berdasarkan data yang pernah dipublikasikan, keluarga Persson dilaporkan sudah memberikan donasi sekitar USD154 juta.

Daftar Referensi :

  • https://www.academia.edu/42621362/RESUME_ASPEK_PEMASARAN_MUHAMMAD_SYAFRIL?auto=download
  • http://nicholasbagus07.blogspot.com/2019/01/profil-perusahaan-produk-pemasaran-h.html


Related Posts

Related Posts

Posting Komentar