g2QFCKwavghUp2yzjKrIFwEeG13RASCerFTCMH35
Pengertian Online Transaction Processing atau sering dikenal dengan OLTP adalah sistem yang berorientasi proses yang memproses transaksi secara langsung melalui komputer yang terhubung dalam jaringan. Misalnya biasa digunakan pada sebuah supermarket, kasir menggunakan mesin dalam proses transaksinya. OLTP mempunyai karakteristik beberapa user dapat creating, updating, retrieving untuk setiap record data, OLTP sangat optimal untuk updating data.




Contoh penerapan sistem OLTP 
yaitu pada sebuah super market dimana kasir menggunakan mesin dalam proses transaksinya. Contoh lainnya yaitu dalam Sistem perbankan, ketika menarik sejumlah uang melalui ATM. Kemudian nomor rekening, ATM PIN Number, sejumlah uang yang akan ditarik dan jumlah Saldo di rekening adalah elemen data operasional yang digunakan dalam operasi transaksi yang dapat dilakukan oleh pemilik ATM. OLTP mempunyai karakteristik dimana beberapa user dapat creating, updating, retrieving untuk setiap record data, lagi pula OLTP sangat optimal untuk updating data.

OLTP dapat dicontohkan di kehidupan nyata yaitu mengenai kupon belanja yang diterapkan oleh beberapa promosi atau event produk sebuah perusahaan yang dimana dibagi fungsinya sebagai kupon untuk undian, door prize, diskon, ataupun hadiah.

Berikut penggambaran dari OLTP :

Bentuk OLTP selalu tabel. Berikut bentuk tabel dalam OLTP :




MANFAAT Online Transaction Processing (OLTP) memiliki dua manfaat utama : kesederhanaan dan efisiensi dan mengurangi kertas dan lebih cepat, lebih akurat dalam perkiraan pendapatan dan beban keduanya adalah contoh bagaimana OLTP membuat hal-hal sederhana untuk bisnis.



KEKURANGAN Seperti halnya sistem pengolahan informasi, keamanan dan keandalan adalah pertimbangan penting. Ketika organisasi memilih untuk mengandalkan OLTP, operasi dapat berdampak parah jika sistem transaksi atau database tidak tersedia karena korupsi data, kegagalan sistem, atau masalah ketersediaan jaringan. Selain itu, seperti banyak solusi teknologi informasi modern online, beberapa sistem membutuhkan perawatan secara offline yang selanjutnya mempengaruhi cost-benefit analysis.

Fungsi OLTP
  • Fungsi aplikasi OLTP merupakan satu aplikasi yang berguna untuk mendukung operasional perusahaan sehari-hari. Contohnya adalah aplikasi untuk merekam pesanan konsumen, merekam pembelian, merekam proses produksi, merekam penggajian karyawan dan lain sebagainya. Aktivitas pemrosesan transaksi, biasanya hanya melibatkan beberapa record. Sebagai contoh, dalam aplikasi untuk merekam pesanan konsumen, aplikasi akan mengakses data dari tabel Konsumen, tabel Pesanan Konsumen, tabel Detail Pesanan, tabel Persediaan dan tabel Karyawan. Setiap tabel memiliki kunci yang berguna untuk sarana relasi antar tabel. Aplikasi pesanan konsumen, hanya akan menambahkan beberapa baris baru dalam tabel Pesanan Konsumen dan tabel Detail Pesanan.
  • Database Desain dalam OLTP bersifat Entity Relational atau databasenya dinormalisasi dulu sebelum digunakan. Database untuk mendukung OLTP adalah database yang normal. Normalized dengan banyak table. OLTP mengunakan data model ER untuk melihat transaksi sebagai proses model yang tunggal dan sinormalisaionel untuk menjagaintegritas data. OLTP menjadi bentuk yg lebih mudah untuk di ambildan di analisis. rancangan OLTP mengharuskan perancangan logika tabel dan tipe query secara bersama-sama agar tabel tersebut dapat terakses dengan cepat.
  • Berdasarkan sumber data Data Operasional, data OLTP adalah data asli. Dalam OLTP datanya adalah hari ini, update setiap saat (datanya dapat di-edit, di-ganti, atau di-hapus) d. Berdasarkan Tujuan datanya Untuk mengendalikan dan menjalankan tugas2 utama. Penggunaan OLTP digunakan setiap saat.
  • Berdasarkan Data apa yg di tampilkan Bisnis proses yg berkelajutan. 
  • Query yg digunakan Simple Query.
  • Kecepatan proses Pada dasarnya sangat cepat 
  • Data diorganisasikan berdasarkan fungsi atau operasi seperti penjualan, produksi,dan pemrosesan pesanan.
  • Space yg dibutuhkan Relativ kecil.
  • Data bisa saja disimpan pada beberapa platform
  • Pemrosesan bersifat berulang
  • User Melayani banyak pemakai operasional User. Dalam OLTP, penggunanya adalah IT Proffesional. Jumlah Pengguna Untuk OLTP penggunanya adalah puluhan. 
  • Ukuran Database Ukuran database untuk OLTP sekitar MB-GB. l. Access OLTP aksesnya bisa write, read dan lain-lain. Jumlah rekaman yang di akses OLTP sekitar ratusan sampai ribuan. 
  • Unit Pekerjaan OLTP pekerjaannya hanya sederhana misalnya transaksi dalam swalayan. Seperti misalanya kasir pada sebuah super market yang menggunakan mesin dalam proses transaksinya.
Daftar Referensi
  • https://www.kompasiana.com/dhephe/552e1db26ea834f73d8b45b7/apa-itu-oltp-etl-olap-dan-datawarehouse
  • http://dwikajunata.blogspot.com/2015/09/v-behaviorurldefaultvmlo.html
  • https://adriani93c.wordpress.com/2015/09/07/definisi-olap-dan-oltp/
  • https://www.kompasiana.com/k2.dw/55202029813311686e9de880/oltp
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar